Minggu, 25 Oktober 2009

MANADO PEOPLE RESPECT THEIR CAP TIKUS

Salah satu pengalaman saya yang tak terlupakan adalah ketika berkunjung ke Manado beberapa waktu lalu.

Ketika sore tiba, terlihat banyak penduduk yang menjajakan dagangan di mulut-mulut gang. They sold Cap Tikus, salah satu minuman beralkohol.

Dan seolah menjadi pemandangan lumrah ketika sekelompok bapak-bapak dan orang dewasa membeli kemudian meminumnya sembari berjalan-jalan sore.


But what shocking me most adalah kenyataan bahwa mereka yang minum dan kemudian sempoyongan atau terkapar karena mabuk, mereka tidak berbuat onar. Sama sekali tidak ada tindakan kekerasan karena pengaruh Cap Tikus.

Teman yang memandu acara jalan-jalan saya berkata bahwa, having Cap Tikus is a part of their culture, so here people respect that.


Mereka menghargai budaya minum minuman keras dengan menjaga sikap mereka agar tetap terkendali.

Well, kita harus belajar dari sini, menghargai minuman keras dengan berusaha untuk tetap bertanggung jawab.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar