Sabtu, 24 Oktober 2009

Absolut Indonesia

















Jika kita selama ini banyak mengenal merek-merek seperti Absolut Vodka, Jack Daniel, Smirnoff, Bacardi, Jim Bean ataupun Johnnie Walker, mungkin ada baiknya kita berkenalan juga dengan minuman beralkohol asli Indonesia.


Cap tikus – Manado
Dibuat dari fermentasi buah aren yang dicampur dengan rempah-rempah. Banyak ditemui di mulut-mulut gang pemukiman daerah Manado.

Sagoer – Manado
Sagoer pada dasarnya adalah fermentasi sebelum Cap Tikus. Terasa manis dan biasa disajikan pada pesta.

Tuak – Toraja
Biasa dihidangkan pada upacara-upacara adat Toraja.

Balok – Toraja
Salah satu minuman keras Toraja selain arak. Berwarna putih dan terlihat seperti susu, Balok memiliki rasa manis yang khas. Biasa disajikan dalam potongan bambu.

Tuak – Kalimantan
Biasa disuguhkan untuk ajang adu kekuatan. Tuak Kalimantan memiliki kandungan alkohol yang cukup tinggi.

Arak – Bali
Terdapat 2 jenis arak Bali yakni arak upacara dan arak untuk konsumsi.
Untuk arak konsumsi terdapat 3 tingkatan berdasarkan lama penyimpanan dan fermentasi.

Sopi – Flores
Dibuat dari fermentasi buah lontar. Rasa Sopi disebut-sebut sangat mirip dengan Absolut Vodka. Biasa dinikmati bersama ikan bakar.

Lapen – Yogyakarta
Merupakan minuman beralkohol yang dibuat dari fermentasi ginseng. Lapen memiliki berbagai jenis, tergantung dari kombinasi rasa seperti Moka.

Ciu – Klaten
Ciu terbuat dari fermentasi tebu. Minuman beralkohol ini sebenarnya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena tingkat alkoholnya yang sangat tinggi (1 level dibawah spiritus).

Selain itu masih banyak lagi minuman alkohol indonesia lainnya seperti arak Ambon, bir pletok Jakarta dan lain-lain. Andai saja minuman beralkohol tradisional Indonesia tersebut dipatenkan dan dikelola secara profesional, akan sangat besar potensi bagi perkembangannya. Bukan tidak mungkin apabila kelak Cap Tikus tersaji di meja-meja bartender seluruh penjuru dunia.

Today’s special: Experience the taste of Indonesian Liquor.

1 komentar: